Senin, 06 Februari 2012

Soal latihan Keperawatan Maternitas A2 2008

SOAL DAN JAWABAN KELOMPOK 1 ( ASKEP INFEKSI JALAN LAHIR/NIFAS) A2/2008


1)    Yang termasuk alat-alat genitalia infeksi nifas ?
a.    perineum
b.    vulva
c.    vagina
d.    servix
e.    benar semua
2)    Infeksi nifas dapat pula disebabkan oleh, kecuali ?
a.    Streptococcus haemolytieus aerobicus
b.    Staphylococcus aerus
c.    E. coli
d.    S. pyogenes
e.    Clostridium Welchii
3)    Factor predisposisi pada infeksi nifas ?
a.    Partus lama, partus terlambat, dan ketuban pecah lama
b.    Coitus pada akhir kehamilan bukan merupakan sebab yang paling penting kecuali apabila mengakibatkan pecahnya ketuban.
c.    kuman masuk dari tempat lain dalam tubuh.
d.    jika ketuban sudah lama pecah dan beberapa kali dilakukan periksa dalam.
e.    Serviks sering mengalami perlukaan pada persalinanan.
4)    Dapat terjadi secara langsung pada luka vagina atau melalui luka perineum, permukaan mokusa membengkak dan kemerahan, terjadi ulkus dan getah mengandung nanah yang keluar dari daerah ulkus, termasuk infeksi nifas pada ?

a.    Perineum
b.    Vulva
c.    Vagina
d.    Serviks
e.    Endometrium
5)    Penyebaran melalui permukaan endometrium pada infeksi nifas ?
a.    Peritonitis
b.    Parametritis
c.    Septikemia
d.    Salfingitis dan Ooforitis
e.    Septikemia dan Piemia
6)    Pemeriksaan penunjang pada infeksi nifas ?
a.    LED dan SDM
b.    Sel darah putih
c.    HB / HT
d.    Urinalisis dan kultur
e.    Benar semua
7)    Beberapa Diagnosa keperawatan pada infeksi nifas, kecuali ?
a.    Gangguan rasa nyaman nyeri b / d respon tubuh pada agen tidak efektif
b.    Resiko tinggi penyebaran infeksi b /d infeksi kerusakan kulit
c.    Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b / d intake yang tidak adekuat
d.    Cemas/ketakutan berhubungan dengan perubahan keadaan
e.    Resiko tinggi kelebihan volume cairan
8)    Diagnosa pada Rasa nyaman nyeri dapat teratasi, intervensi yang tepat ?
a.    Kaji lokasi dan sifat ketidaknyamanan
b.    Tinjau ulang catatan prenatal, intra partum dan pasca partum
c.    Demonstrasikan masase fundus yang tepat 
d.    Observasi tanda infeksi lain 
e.    Anjurkan tidur/ istirahat adekuat
9)    Pada pemeriksaan fisik klien infeksi nifas ?
a.    Aktivitas
b.    Sirkulasi
c.    Eliminasi
d.    Makanan
e.    Benar semua
10) Pada intervensi Anjurkan/ demonstrasikan pembersihan perineum yang benar setelah berkemih, defekasi dan sering ganti balutan, termasuk diagnose pada ?
a.    Gangguan rasa nyaman nyeri b / d respon tubuh pada agen tidak efektif
b.    Resiko tinggi penyebaran infeksi b /d infeksi kerusakan kulit
c.    Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b / d intake yang tidak adekuat
d.    Cemas/ketakutan berhubungan dengan perubahan keadaan
e.    Resiko tinggi kelebihan volume cairan

Soal-soal Kelompok II mastitis

1.    Peradangan pada payudara dapat disertai infeksi atau tidak, yang disebabkan oleh kuman trutama Staphylococcujs aereus melelalui luka pada putting susu atau melalui peredaran darah adalah defenisi:
a.    Hidrocephalus
b.    Bronkitis
c.    Tumor
d.    Kenker Payudara
e.    Mastitis
Jawaban : E
2.    Penyebab utama mastitis adalah :
a.    Statis ASI dan Infeksi
b.    Kanker
c.    Virus
d.    Genetik
e.    Gangguan Metabolik
3.    Organisme yang paling sering ditemukan pada mastitis dan abses payudara adalah
a.    Hemophilus Influenzae
b.    Staphylococcus aerus dan staphylococcus albus
c.    Diplococcus pneumonia
d.    Meningococcal
e.    Protozoa

Jawaban : B
4.    Gejala klinis dari mastitis adalah, kecuali :
a.    Nyeri payudara  dan tegang atau  membengkak
b.    panas pada payudara
c.    Kemerahan dengan batas jelas
d.    biasanya hanya satu payudara
e.    Terjadi antara 3-4 minggu pasca persalinan
Jawaban : B
5.    Hal yang menggangu peruses menyusui, membatasi mengurangi isapan pada proses menyusui dan meningkatkan statis ASI antara lain, kecuali :
a.    Penggunaan Dot
b.    pemberian minum lain pada bayi pada bulan-bulan pertama
c.    tindakan melepaskan mulut bayi dari payudara pertama sebelum ia siap untuk menghisap payudara lain.
d.    pemberian ASI eeklusif
e.    kealpaan menyusuji bila bayi mulai tidur sepanjang malam
Jawaban : D
6.    Di bawah ini adalah pencegahan dari mastitis dengan perbaikan pemahaman penatalaksanaan menyusui kecuali :
a.    Menyusui sedini mungkin setelah melahirkan
b.    Menyusui dengan posisi benar
c.    memberikan ASI On Demam dan memberikan ASI eklusif
d.    Makan dengan gizi seimbang
e.    Bebabn kerja yang berat atau penuh tekanan

7.    Prinsip-prinsip utama penanganan mastitis adalah :
a.    Pengeluaran ASI dengan efektif dan terapi farmakologis
b.    Terrapi antibiotic dan non farmakologis
c.    Konseling suportif, terapi antibiotic dan non farmakologis
d.    pengeluaran ASI dengan efektif, terapi antibiotic dan konseling suportif
e.    Pengeluaran ASI dengan efektif, terapi farmakologis dan non farmakologis
Jawaban : D
8.    Terapi antibiotic diidikasikan pada , kecuali :
a.    gejala ringan tanpa disertai infeksi
b.    Hitung sel dan koloni bakteri dan biakan yang ada serta menunjukkan infeksi
c.    gejala berat sejak awal
d.    terlihat putting pecah-pecah
e.    gejala tidak membaik setelah 12-24 jam setelah pengeluaran ASI
Jawaban : A
9.    Salah satu diagnose keperawatan mastitis adalah :
a.    Resiko tonggi peningkatan tekanan Intra cranial b.d peningkatan produksi LCS
b.    Nyeri berhubungan dengan adanya peradangan  pada payudara
c.    Kelebihan volume cairan b/d kerusakan kapler glomelurus, proses peradangan, peningkatan permeabilitas membran
d.    kelebihan volume cairan gas tidak efektif b/d hipoventilasi
e.    Resiko terhadap cedera b/d peerubahan kesadaran, kerusakan kognitif atau kerusakan mekanisme perlindungan diri
Jawaban : B
10. Kurangnya pengetahuan tentang kondisi, prognosis, dan serta pengobatan penyakitnya berhubungan dengan kurangnya pengetahuan informasi adalah salah satu diagnose keperawatan  dari mastitis, intervensi dari diagnose tersebut adalah, kecuali:
a.    jelaskan tentang proses penyakit, prosedur pembedahan dan harapan yang akan dating.
b.    Diskusikan perlunya keseimbangan kesehatan, nutrisi, makanan dan pemasukan cairan yang adekuat.
c.    Anjurkan untuk banyak beristirahat dan membatasi aktifitas yang berat
d.    Kaji krakteristik nyeri, skala nyeri,lokasi dan penyebaran
e.    Anjurkan untuk pijatan lembut pada insisi atau lika yang sembuh dengan minyak
Jawaban : D
SOAL FINAL KELOMPOK 3 BENDUNGAN ASI

1.    Dibawah ini merupakan faktor penyebab terjadinya bendungan ASI , kecuali :
a.    Pengosongan mammae yang tidak sempurna
b.    Faktor hisapan bayi yang tidak aktif
c.    Faktor posisi menyusui bayi yang tidak benar
d.    Payudara terlihat bengkak
e.    Putting susu terbenam
Jawaban : d

2.    ASI merupakan makanan utama bayi yang berumur  :
a.    11 bulan
b.    9 bulan
c.    0 – 6 bulan
d.    7 – 8 bulan
e.    10 – 12 bulan
Jawaban : c

3.    Berikut ini adalah faktor-faktor yang memperoleh produksi ASI, kecuali :
a.    Pengaruh persalinan dan klinik bersalin
b.    Terdapat nyeri tekan pada payudara
c.    Makanan Ibu
d.    Ketentraman jiwa dan pikiran
e.    Penggunaan alat kontrasepsi yang mengandung estrogen dan progesterone
Jawaban : b



4.    Terapi pengobatan menurut Prawirohardjo yaitu :
a.    Anjurkan Ibu untuk tetap menyusui bayinya
b.    Ajurkan Ibu untuk melakukan post natal breast care
c.    Kompres dingin pada payudara
d.    a dan b benar
e.    a, b, dan c benar
Jawaban : d

5.    Intervensi yang benar pada diagnosa kecemasan berhubungan dengan pembendungan ASI adalah :
a.    Latihan rentang gerak pasif sesegera mungkin
b.    Bantu dalam aktifitas perawatan diri sesuai keperluan
c.    Anjurkan tekhnik relaksasi nafas dalam
d.    Penatalaksanaan pemberian analgetik
e.    Dorong klien untuk mengekspresikan perasaanya
Jawaban : e

6.    Diagnosa yang muncul pada asuhan keperawatan bendungan ASI yaitu ,kecuali :
a.    Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan Aliran vena dan limfotik tersumbat, tekanan pada saluran ASI dan alveoli meningkat.
b.    Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan imobilisasi lengan/bahu
c.    Kecemasan berhubungan dengan pembendungan ASI
d.    Kurangnya pengetahuan tentang kondisi, prognosis, dan serta pengobatan penyakitnya berhubungan dengan kurangnya informasi.
e.    Resiko cedera pada ibu yang berhubungan dengan edema/hipoksia jaringan,kelang tonik klonik
Jawaban : e
7.    Yang tidak termasuk  hasil yang dapat kita peroleh dari asuhan keperawatan bendungan ASI yaitu :
a.    Klien mengatakan nyeri berkurang atau hilang, nyeri tekan tidak ada
b.    Klien tidak dapat memahami proses penyakit dan pengobatannya
c.    Kecemasan dapat berkurang.
d.    klien dapat memahami tentang proses penyakitnya dan pengobatannya.
e.    Klien dapat beraktivitas sehari – hari
Jawaban : b
8.    Rasional yang tepat pada intervensi bantu dalam aktifitas perawatan diri sesuai keperluan yaitu :
a.    Menghemat energi pasien dan mencegah kelelahan
b.    Untuk menghindari ketidakseimbangan dan keterbatasan dalam gerakan dan postur
c.    Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan rasa nyeri yang dirasakan oleh klien
d.    Dapat mempengaruhi kemampuan klien untuk istirahat
e.    Untuk mencegah kekakuan sendi yang dapat berlanjut pada keterbatasan gerak
Jawaban : a

9.    Dibawah ini merupakan tanda dan gejala dari pembendungan ASI menurut Prawirohardjo (2005) , kecuali :
a.    Payudara terlihat bengkak
b.    Payudara terasa panas
c.    Payudara terasa keras
d.    Terdapat nyeri tekan pada payudara
e.    Terjadi kejang
Jawaban : e

10. Yang termasuk pengertian pembendungan ASI menurut Pritchar ( 1999 ) adalah :
a.    Pada versi lain bendungan air susu diartikan sebagai pembengkakan pada payudara karena peningkatan aliran vena dan limfe sehingga menyebabkan bendungan ASI
b.    Memberi ASI pada bayi merupakan proses alami sebagai kewajiban seorang ibu yang mengasuh anaknya.
c.    Pembendungan air susu karena penyempitan duktus lakteferi atau oleh kelenjar-kelenjar tidak dikosongkan dengan sempurna atau karena kelainan pada puting susu
d.    pembengkakan pada payudara karena peningkatan aliran vena dan limfe sehingga menyebabkan bendungan ASI dan rasa nyeri disertai kenaikan suhu badan
e.    sejak hari ketiga sampai hari keenam setelah persalinan, ketika ASI secara normal dihasilkan, payudara menjadi sangat penuh.
Jawaban : c


Kelompok 5 Kista Ovarium
1.    pertumbuhan sel yang berlebihan atau abnormal pada ovarium yang membentuk seperti kantong disebut
A.   kista ovarium
B.   abortus
C.   solusio plasenta
D.   mastitis
E.   molahidatidosa
2.    yang tidak termaksud jenis-jenis kista ovarium
A.   kistoma ovary simpleks
B.   kistodema ovary musinosum
C.   kistadenoma ovary serosum
D.   kista dermoid
E.   kistadema ovary mesosum
3.    kista yang berasal dari epitel germinativum disebut
A.   kistoma ovary simpleks
B.   kistodema ovary musinosum
C.   kistadenoma ovary serosum
D.   kista dermoid
E.   kistadema ovary mesosum
4.    bentuk kista multilokular, biasanya unilateral dan dapat tumbuh menjadi besar disebut
A.   kistoma ovary simpleks
B.   kistodema ovary musinosum
C.   kistadenoma ovary serosum
D.   kista dermoid
E.   kistadema ovary mesosum
5.    kista yang permukaanya rata dan halus, biasanya bertangkai, seringkali bilateral dan dapat menjadi besar disebut kista
A.   kistoma ovary simpleks
B.   kistodema ovary musinosum
C.   kistadenoma ovary serosum
D.   kista dermoid
E.   kistadema ovary mesosum
6.    yang  tidak termasuk manifestasi klinik dari kista ovarium yaitu
A.   terada masa intraabdominal
B.   dapat timbul asites
C.   nyeri mendadak di perut bagian bawah
D.   terjadi penekanan pada organ-organ abdomen yang berdekatan
E.   tidak terjadi asites
7.    yang  termasuk fungsi dari ovarium yaitu
A.   memproduksi ovum
B.   memproduksi hormone estrogen
C.   memproduksi hormone progesterone
D.   A dan B benar
E.   A,B dan C benar
8.    yang harus dikaji pada pasien yang menderita kista ovarium yaitu
A.    indentitas klien
B.   riwayat kesehatn
C.   riwayat kehamilan dan persalinan
D.   riwayat meenstruasi
E.   semua benar
9.    yang  termasuk diagnose keperawatan pada pasien kista ovarium
A.   ketidaktahuan/ ansietas berhubungan dengan ancaman atau perubahan pada status kesehatan
B.   nyeri (akut) berhubungan dengan infiltrasi jaringan atau proses penyakit
C.   kurangnya pengetahuan mengenai penyakit, prognosis, dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan keterbatasan kognitif
D.   A dan B benar
E.   A,B dan C benar
10. intervensi pada diagnose ketidaktahuan/ansietas berhubungan dengan ancaman atau perubahan pada status kesehatan yaitu
A.   tinjau ulang pengalaman pasien/ orang terdekat sebelumnya tentang kista ovarium
B.   dorong pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan
C.   berikan informasi yang akurat, konsisten mengenai prognosis
D.   libatkan orang terdekat sesuai indikasi bila keputusan penting akan dibuat
E.   semua benar
  
Soal-Jawab :kel 6 patologi nifas
1.    Macam-macam Patologi Nifas terdiri dari :
a.    Pendarahan Postpartum
b.    Infeksi Masa Nifas
c.    Infeksi Genital
d.    Infeksi Non Genital
e.    Benar Semua
2.    Waktu diperlukan untuk pulihnya alat - alat kandungan ke keadaan yang normal adalah :
a.    40 hari
b.    41 hari
c.    42 hari
d.    43 hari
e.    44 hari
3.    Yang merupakan faktor resiko penyebab terjadinya Pendarahan Postpartum adalah :
a.    Partus Lama
b.    Overdistensi Uterus
c.    Pendarahan Antepartum
d.    Mioma uteri
e.    Benar Semua
4.    Kenaikan suhu sampai 38 derajat selsius atau lebih selama 2 hari dalam 10 hari pertama pasca persalinan merupakan tanda dan gejala dari :
a.    Pendarahan Postpartum
b.    Infeksi Masa Nifas
c.    Infeksi Genital
d.    Infeksi Non Genital
e.    Benar Semua
5.    Pemeriksaan golongan darah, Jumlah darah lengkap, Peningkatan jumlah sel darah putih, dan Kultur uterus dan vaginal merupakan pemeriksaan penunjang dari :
a.    Pendarahan Postpartum
b.    Infeksi Masa Nifas
c.    Infeksi Genital
d.    Infeksi Non Genital
e.    Benar Semua
6.    Faktor- faktor pada persalinan yang dapat menjadi pemicu terjadinya infeksinifas:
a.      Partus lama
b.      Perdarahan antepartum
c.       Anemia
d.      Hygiene (dari penolong maupun maternal)
e.      Benar Semua
7.    Hal-hal yang perlu dikaji pada pasian dengan masalah patologi nifas meliputi:
a.    Aktivtas/ Istirahat
b.    Sirkulasi dan Riwayat Anemia Kronis
c.    Integritas Ego
d.    Seksualitas
e.    Benar Semua
8.    Penatalaksanaan yang dilakukan bila perdarahan terus terjadi meskipun uterus telah berkontraksi dengan baik adalah :
a.       Periksa kemungkinan laserasi jalan lahir atau ruptura uteri.
b.      Lakukan plasenta bimanual.
c.       Eksplorasi cavum uteri.
d.      Kuretase.
e.       Benar semua
9.    Diagnose Keperawatan yang mungkin muncul pada pasien dengan Patologi Nifas yaitu :
a.    Kekurangan volume cairan b/d kehilangan vaskular yang berlebihan.
b.    Perubahan perfusi jaringan b/d Hipovelemia
c.    Ansietas yang b/d krisis situasi, ancaman perubahan pada status kesehatan atau kematian, transmisi/penularan antar pribadi, dan respon fisiologis.
d.    Benar semua
e.    Salah semua
10. Intervensi Keperawatan yang di lakukan pada pasien dengan Perubahan perfusi jaringan berhubungan dengan Hipovelemia adalah:
a.    Perhatikan Hb/Ht sebelum dan setelah kehilangan darah.
b.    Kaji status nutrisi, tinggi dan berat badan.
c.    Pantau tanda vital : catat derajat dan durasi episode hipo volemik.
d.     Perhatikan tingkat kesadaran dan adanya perubahan perilaku.
e.    Benar Semua


maaf Kelompok 4 belum ada .



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar